WELDING INSPECTOR

 

WELDING INSPECTOR (INSPEKTUR LAS)

Welding Inspector (Inspektur Las) adalah seseorang yang bertindak sebagai Quality Control (QC) yang tugasnya secara khusus memastikan sambungan pengelasan hasilnya sesuai keinginan/design dan sesuai dengan standar yang ditetapkan Karena tugas seorang Welding Inspector memiliki tugas yang cukup penting maka syarat profesi tersebut juga meliputi sikap profesional, keahlian khusus, watak cepat tanggap dan mengutamakan tugas.

TUGAS WELDING INSPECTOR (INSPEKTUR LAS)

Tugas WELDING INSPECTOR (INSPEKTUR LAS) yaitu bertanggungjawab terhadap masalah dari kualitas pengelasan. Semua variable pengelasan harus sesuai dengan  Welding Procedure Specification (WPS), Procedure Qualification Record (PQR), dan Code yang sudah ditetapkan sebelumnya (http://sekolahlasvanovan.com/pembuatan-wps-dan-kualifikasi-welder/). Bila pada suatu sambungan ada indikasi cacat / Welding Defect maka tugas Welding Inspector tersebut adalah untuk menentukan dengan cepat bahwa indikasi tersebut termasuk defect atau tidak. Jika termasuk defect juga masih perlu dilakukan pengecekan apakah masih dalam batas toleransi / acceptance criteria dari Code and Standard yang digunakan. Jika sudah melewati batas toleransi Code maka harus dilakukan repair atau bahkan di tolak / Reject. Sedangkan secara umum tugas Welding Inspector yaitu harus mengawasi, memeriksa dan memverifikasi kegiatan mulai dari sebelum, saat pengerjaan, maupun setelah proses pengelasan (Before – During – After). Hal yang harus dilakukan pengecekan termasuk juga kelengkapan dokumen-dokumen.

Rincian tugas seorang Welding Inspectur bisa diuraikan sebagai berikut :

  1. Pemeriksaan Sebelum Proses Pengelasan
    • Pengecekan kembali semua standar dan gambar yang diperlukan
    • Pemeriksaan kesesuaian logam induk dan bahan las (Material/Base metal)
    • Pemeriksaan komposisi kimia dan kemampuan mekanis yang ada pada sertifikat sudah sesuai dengan permintaan
    • Pemeriksaan kondisi elektroda dan penyimpanannya (Filler Metal)
    • Pemriksaan peralatan yang akan digunakan pada proses pengelasan (Consumables)
    • Pemeriksaan persiapan kampuh las (Bevel)
    • Pemeriksaan sambungan sementara (las cantum / Tack weld)
    • Pemeriksaan kebersihan pada sambungan
    • Pemeriksaan prosedur pengelasan dan kualifikasi juru las (WPS – PQR – WPQT)
    • Pemeriksaan pemanasan awal (Preheat)
    _MG_3776
  1. Pemeriksaan Selama Proses Pengelasan
    • Pemeriksaan parameter pengelasan berupa arus, tegangan maupun kecepatan las dipastikan sudah sesuai dengan prosedur pengelasan (Welding Parameter)
    • Pemeriksaan kualitas masing-masing pass
    • Pemeriksaan kebersihan antar pass
    • Penentuan diperlukan pengujian perusakan atau tidak (Destructive Testing / Non Destructive Testing)
    _MG_3787
  1. Pemeriksaan Setelah Pengelasan
    • Pemeriksaan penampakan hasil las (Visual Teating)
    • Pemeriksaan ukuran hasil pengelasan
    • Pemeriksaan ketepatan dari ukuran sambungan las
    • Pemilihan tempat dan sampel yang akan diuji
    • Pengevaluasian hasil pengujian
    • Penentuan diperlukan uji perusakan tambahan atau tidak (Destructive Testing / Non Destructive Testing)
    • Pemeriksaan pemanasan setelah pengelasan jika diperlukan (PWHT)
    • Pembuatan dan Dokumentasi laporan hasil pengelasan
    slv wi a b c

KLIK TRAINING

Welding Inspector

dan

CSWIP Welding Inspector

seluruh wilayah INDONESIA

IWS 2

No comments yet.

Leave a Reply